6 Trik Menyimpan Susu Bubuk Agar Awet dan Nutrisinya Terjaga

6 Trik Menyimpan Susu Bubuk Agar Awet dan Nutrisinya Terjaga

Di Indonesia, susu bubuk banyak digemari karena kemasannya yang praktis dan bisa disimpan untuk jangka waktu yang lebih lama dibanding susu cair atau susu sapi segar. Susu jenis ini merupakan bubuk yang dibuat dari susu kering yang solid. Susu jenis ini tetap memiliki kandungan nutrisi seperti susu segar, hanya saja diolah lebih lanjut agar lebih praktis dan lebih awet. 

Agar Susu Lebih Awet dan Kandungan Nutrisinya Terjaga 

Agar susu bubuk yang Anda simpan di rumah bisa tetap awet dan terjaga kandungan nutrisinya, Anda perlu memperhatikan cara-cara menyimpannya berikut. 

1. Simpan di wadah kedap udara 

Segera pindahkan susu yang baru Anda beli kedalam wadah kedap udara. Paparan udara yang terus menerus dapat merusak kualitas susu dan membuatnya menjadi lebih cepat basi atau kadaluarsa. 

Apabila Anda membelinya dalam kemasan karton, biasanya produk susu di dalamnya disimpan dalam kemasan alumunium foil. Anda juga bisa menjaganya tetap awet dengan melipat rapat alumunium foil tersebut setelah dibuka dan mengikatnya dengan karet agar tidak ada udara yang bisa masuk. 

2. Pastikan wadah yang bersih 

Sebelum Anda menempatkan susu kedalam sebuah wadah, pastikan wadah tersebut benar-benar bersih, kering dan bebas bau. Wadah yang kering sangat menentukan kualitas susu yang Anda simpan, karena susu dapat menyerap bau dari udara yang akan mengubah rasa susu tersebut. 

3. Jangan diletakkan dekat sinar matahari 

Apabila susu disimpan di ruang terbuka, usahakan jauhkan dari paparan sinar matahari. Sinar matahari akan menaikkan suhu dalam kemasan susu sehingga akan menyebabkan berkembangnya bakteri jahat yang berbahaya bagi kesehatan. 

Usahakan juga untuk memakai wadah yang tidak tembus cahaya. Atau Anda bisa melapisi wadah tersebut dengan kertas agar cahaya tidak bisa masuk sehingga kandungan vitamin dan mineral di dalamnya tidak rusak. 

4. Selalu gunakan sendok bersih 

Ketika Anda ingin menyeduh susu, pastikan Anda mengambil susu dari wadahnya menggunakan sendok yang bersih. Gunakan sendok hanya untuk sekali pakai. Jangan menggunakan sendok bekas dan jangan menaruh sendok di dalam wadah atau kemasan susu. 

Hal ini guna mencegah susu yang masih didalam wadah terkontaminasi bakteri yang terpapar dari sendok dan membuat susu menjadi tidak steril. Anda juga harus memastikan bahwa sendok yang Anda pakai benar-benar kering. Susu yang basah dan terkena air akan menjadi cepat basi dan mengundang pertumbuhan bakteri. 

5. Simpan di suhu normal 

Ada yang beranggapan bahwa susu bubuk akan lebih awet jika disimpan di lemari pendingin atau kulkas. Namun anggapan ini sebenarnya salah. Suhu lemari pendingin yang lembab justru akan membuat susu menggumpal. Anda cukup menyimpannya di suhu normal. Tidak terlalu dingin namun juga tidak terlalu panas. 

6. Selalu perhatikan masa kadaluarsa susu 

Meskipun susu jenis ini memiliki daya tahan yang lebih lama dibanding produk susu jenis lain, adna tetap harus teliti mengecek masa kadaluarsa susu. Lebih baik untuk menghabiskan produk susu yang Anda beli dalam jangka waktu sebelum enam bulan, karena semakin lama susu disimpan maka resiko pertumbuhan bakteri akan semakin tinggi. 

Jika Anda memindahkan susu dari kardusnya ke wadah lain, pastikan Anda menuliskan tanggal kadaluarsa yang tertera di kemasan di wadah penyimpanan Anda. Hal ini berguna agar Anda tidak lupa kapan waktu kadaluarsa produk susu yang Anda konsumsi. 

Selain praktis dan lebih tahan lama, susu bubuk juga sangat bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, dengan catatan Anda menyimpannya dengan cara yang benar. 

Belum ada Komentar untuk "6 Trik Menyimpan Susu Bubuk Agar Awet dan Nutrisinya Terjaga"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel