Cara Orang Tua Hadapi Anak yang Fobia Sosial


Beberapa anak dengan fobia sosial bisa alami stress yang cukuplah berat serta seringkali memberi efek negatif pada akademis, jalinan sosial, serta keyakinan dianya. Tidak hanya memercayakan pakar seperti psikolog untuk menangani permasalahan ini, Anda dapat juga membantunya keluar dari fobia sosial yang dirasakannya, misalnya: 

1. Beri dia keterangan 

Umumnya anak tahu situasi-situasi apa yang mengakibatkan dia rasakan begitu kuatir serta takut. Tetapi, dia tidak memahami kenapa dia rasakan begitu kuatir. 

Nah, orang-tua butuh memberitahu anak jika dia dapat bercerita kecemasannya itu pada Anda. Beri pemahamanjika rasakan kuatir itu lumrah serta tiap-tiap orang sempat merasakannya. 

Terangkan kepadanya jika yang butuh dikerjakan ialah melawan kekhawatiran itu perlahan-lahan serta bersama. Sebut Anda akan tetap mendampinginya. 

2. Janganlah katakan anak pemalu atau penakut 

Anak yang fobia sosial malah akan rasakan makin tertekan bila mendapatkan cap yang negatif. Diluar itu, makin lama dia akan meyakini cap yang diterimanya hingga ia tidak berupaya untuk menghilangkan ketakutannya. 

Bila ada orang yang melabelinya menjadi pemalu atau penakut, sebut jika sebetulnya dia gampang bergaul bila telah kenal dengan baik dengan orang itu. Ini bisa membuat keyakinan dianya di muka orang. 

3. Sampaikan langkah menentramkan diri 

Beberapa anak butuh tahu beragai usaha yang bisa dikerjakan bila dia mulai rasakan kuatir. Sedikit susah bila anak langsung diminta untuk menyesuaikan dengan kondisi sosial. Hal pertama yang dapat dikerjakan ialah belajar untuk menentramkan diri saat kekhawatiran itu ada. 

Menarik napas dalam ialah langkah paling baik untuk menentramkan detak jantung yang cepat, nafas yang pendek serta cepat, serta pusing. Sampaikan anak untuk bernapas seperti meniup balon. Tarik napas dalam 4 hitungan, tahan dalam 4 hitungan, bebaskan dalam 4 hitungan. 

Seringkali anak yang fobia sosial alami ketegangan otot waktu ada di keramaian. Sampaikan anak untuk merelaksasikan otot saat ia kuatir. Triknya dengan membuat kepalan tangan semaksimal mungkin sepanjang 5 detik, lalu pelan-pelan melepas. Kerjakan hal sama dengan mengencangkan otot lengan, pundak, serta kaki. 

4. Berikan pemikiran positif 

Anak dengan fobia sosial seringkali berpikir terlalu berlebih serta berpikir jika dia akan diketawai, dicemooh, serta dihina oleh orang. Jadi itu, Anda harus memberikan beberapa pemikiran positif. 

Misalnya, bila dia takut rekan-rekan akan menertawakannya saat bicara di muka kelas, tanyakanlah mengapa dia berpikiran semacam itu. Terangkan jika mereka tidak dengan maksud mencela, tetapi bisa jadi mereka suka serta suka pada apa yang dibicarakannya di muka kelas 

5. Ajak anak belajar untuk bergaul 

Perkenalkan beberapa cara untuk bergaul pada anak lewat cara bermain peranan. Misalnya bagaimana menegur, bagaimana turut masuk atapun keluar dari grup, mengawali perbincangan, dengarkan serta bagaimana menanggapi narasi rekan lain, serta menanyakan. Ajak anak untuk mengaplikasikannya diawali dari keluarga seperti sepupu sepantarannya. 

6. Jauhi memaksa anak 

Bila anda temani anak di sekolah atau kondisi sosial yang lain, jauhi menggerakkan serta memaksa anak untuk bicara dengan orang. Pakai langkah yang lebih baik contohnya dengan mengajaknya berdiskusi apa dia ingin ikut serta dalam perbincangan temannya. Bila anak sepakat, optimis dia dapat dengan mengaplikasikan tehnik bergaul yang telah di ajarkan. 

7. Bicara dengan guru sekolah 

Semestinya, guru di sekolah tahu kondisi yang dihadapi oleh anak Anda. Bahas beberapa hal yang bisa dikerjakan bersama dengan untuk membantu anak melawan fobia sosial. Lewat cara semacam ini, anak mendapatkan suport dari lingkungan di luar keluarga. 

Melawan anak yang alami fobia sosial terkadang melelahkan. Bila Anda rasakan perlu pertolongan, anda bisa berkonsultasi ke psikolog, psikiater, maupun dokter anak tentang kondisi ini.

Belum ada Komentar untuk "Cara Orang Tua Hadapi Anak yang Fobia Sosial"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel