Bunyi Kletek-Kletek, Kenali Gejala Kerusakan Roda Kendaraan


Suku cadang sistem penggerak roda depan yang sudah menginjak usia gunakan secara maksimal yaitu lebih dari tiga tahun, usahakan perlu dilaksanakan pengecekan supaya dapat dijamin komponen itu masih pantas pakai atau perlu dilaksanakan pergantian.

Mungkin kita pernah mendengar roda kendaraan kita berbunyi ketika mobil berlangsung atau berbelok. Pada sistem penggerak roda depan, komponen yang dapat memunculkan bunyi ini merupakan CV joint as roda, bearing roda, atau karet boot as roda.

Dikutip dari Astraworld, kita perlu memeriksa karet boot as roda yang bermanfaat sebagai penampung pelumas (grease) joint as roda, secara berkala.

Jika terjadi kebocoran pada karet atau karetnya sobek, ini akan menciptakan pelumasnya terbit dan lama-kelamaan pelumas bakal habis.

Ketika situasi seperti ini tidak dipedulikan atau tidak diketahui oleh pemiliknya, maka unsur joint as roda itu akan merasakan kerusakan, dimana dapat memunculkan bunyi-bunyi yang mengganggu ketika mobil sedang jalan atau ketika kemudi dalam posisi belokan.

CV Joint kerap merasakan aus walau pelumasan tetap terjaga. Bagi itu,supaya dapat mengenali bobrok atau tidaknya komponen ini, kerjakan manuver dengan teknik posisikan kemudi belok patah dan mobil seraya dijalankan secara perlahan.

Lalu dengarkan bunyi pada sisi roda depan kiri atau pun kanan, andai terdengar bunyi kletek-kletek yang mengiringi perputaran roda, maka bisa jadi besar terjadi kehancuran pada CV Joint as roda.

Untuk pergantiannya tidak butuh satu set semua as roda, namun Anda dapat mengubah CV Jointnya saja. Harganya tidak terlampau mahal, tergantung dari jenis mobilnya. Jika mobil mewah dapat lebih mahal dari harga mobil biasa.

Pada bearing roda depan memang tidak terdapat maintenance secara rutin,sebab bearing telah terpasang secara permanen. Ketahanan komponen ini,dapat mencapai 4-5 tahunan guna dibawa di dalam kota dengan jalan yang relatif rata dan baik.

Namun andai mobil dipakai pada medan berat laksana jalan berlubang atau pun berlumpur, maka umur bearingnya dapat lebih cepat dari pemakaian jalan yang rata.

Kenali Bunyi pada Roda Bearing roda yang sudah bobrok akan berbunyi dengung ketika mobil sedang jalan pada kecepatan sedang maupun tinggi. Namun saat mobil berlangsung pada kecepatan rendah, bunyinya bakal menghilang.

Untuk pengecekannya, dongkrak roda depan terlebih dahulu kemudian digoyangkan rodanya ke atas dan ke bawah. Sebaiknya kerjakan pergantian komponen itu dengan melakukan pembelian satu set guna roda kiri dan roda kanan.

Adapun sejumlah kasus yang mengakibatkan bunyi pada roda depan antara lain ialah disebabkan oleh kerikil yang masuk ke dalam rotor disc rem (piringan rem). Gejalanya nyaris sama dengan bearing rusak, tetapi jika dilaksanakan pengereman maka bunyinya bakal hilang.

Untuk menghilangkannya, Anda dapat memundurkan mobil sejumlah metersupaya kerikilnya dapat terlepas dari rotor disc rem mobil anda.

Belum ada Komentar untuk "Bunyi Kletek-Kletek, Kenali Gejala Kerusakan Roda Kendaraan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel