Berkat Nostalgia, Nokia Mulai Menanjak di Pasaran Smartphone


Setelah sah lepas dari Microsoft, tahun 2016 Nokia berupaya mengerjakan comeback ke industri smartphone lewat HMD Global selaku pemegang lisensi brand  ponselnya dan FIH Mobile sebagai rekanan manufaktur.

Upaya sang mantan raja ponsel agaknya mulai membuahkan hasil. Firma penelitian Counterpoint mencatat, pada kuartal IV 2017, Nokia sukses meraih pangsa 1 persen di pasaran smartphone global. Artinya, perusahaan asal Finlandia tersebut sukses mengapalkan selama 4,15 juta unit ponsel pintarnya sepanjang kuartal terakhir tahun lalu.

Counterpoint menilai Nokia mempunyai portfolio produk yang menyeluruh mencakup seluruh segmen harga, sehingga menolong mendongkrak volume pengapalan. Selain tersebut ada pun sisi nostalgia dari kejayaan masa kemudian Nokia.

"Nilai sentimental terhadap brand (Nokia) di kalangan dealer dan konsumen didampingi oleh peluncuran smartphone berkualitas sehingga menolong Nokia merengkuh pangsa pasar," sebut Counterpoint.

Apabila dikomparasikan dengan data kuartal sebelumnya dari firma penelitian lain, angka pengapalan smartphone Nokia terlihat merasakan peningkatan. IDC misalnya, menulis shipment ponsel pintar Nokia pada kuartal II 2017 sejumlah 1,5 juta unit. Bagi kuartal III, data Counterpoint melafalkan pengapalan 2,8 juta unit smartphone.

Tahun 2017 kemudian adalahtitik balik Nokia dengan menjual produk smartphone dibawah brand  sendiri tanpa embel-embel Lumia seperti ketika dengan Microsoft. Dalam ajang Mobile World Congress(MWC) 2017 di Barcelona, Nokia menggebrak lewat perkenalan tiga smartphone sekaligus, yaitu Nokia 6, Nokia 5, dan Nokia 3.

Kabar terbaru melafalkan HMD Global bersiap mengenalkan seri smartphone baru Nokia 7 dan Nokia 9 di ajang MWC 2018, akhir bulan ini.

Belum ada Komentar untuk "Berkat Nostalgia, Nokia Mulai Menanjak di Pasaran Smartphone"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel